"MELAYANI DENGAN SETULUS HATI"

Irwan

Irwan
Bismillah

Friday, 15 July 2016

JAHE NALO

mudah-mudahan dengan awal yang penanaman jahe ini dapat memberi solusi yang baik untuk saya sekeluarga dan masyarakat sekitar. sekarang umur jahenya baru berumur 4 bulan.

insyaalah jika sesuai harapan, maka akan dicoba untuk mengajak warga setempat untuk bersama-sama membudidayakan Jahe Merah. 

Monday, 24 August 2015

HUT RI KE 70 DI DESA NALO GEDANG

Hari Ulang Tahun Republik Indonesia ke 70 merupakan suatu bentuk nyata dari perjuangan Republik Indonesia. Tak jarang masyarakat indonesia yang tidak merayakannya. Mulai dari wilayah pedesaan hingga Istana Negara RI. Contohnya saja, masyarakat Desa nalo gedang. Tanpa aba-aba mereka secara langsung ingin membuktikan bahwa mereka peduli akan kemerdekaan serta perjuangan para pejuang yang mempertaruhkan harta benda dan nyawa sekalipun. Maka dari itu, untuk mewujudkan kepedulian mereka terhadap Kemerdekaan ini, diselenggarakanlah perayaan kemerdekaan indonesia melalui upacara detik-detik proklamasi dalam rangka peringatan hari ulang tahun republik indonesia yang ke 70 di lapangan PERSENAL desa Nalo Gedang kec. Nalo Tantan kab. Merangin provinsi jambi. Persiapannyapun tidak begitu mudah, mulai dari perencanaan hingga pelaksanaan nya pada hari senin, 17 agustus 2015. Terlepas dari itu, kami sebagai masyarakat Mengucapkan ribuan terima kasih kepada pihak-pihak yang telah ikut serta dalam pelaksanaannya. Terutama kepada Karang Taruna Desa Nalo Gedang yang telah mengorbankan hari - hari aktifitas kalian untuk terwujudnya upacara tersebut.

Monday, 16 March 2015

JALAN PEMDA DESA NALO GEDANG MEMPRIHATINKAN

Sumber ; Doc. Private

Nalo Gedang adalah sebuah desa yang berjarak lebih kurang 30 KM dari ibu kota kabupaten merangin. yang tepatnya terletak dikecamatan nalo tantan kebupaten merangin provinsi Jambi. jika di bandingkan dengan desa yang berjarak ratusan kilometer dari ibu kota kabupaten merangin tiap tahunnya selalu ada perhatian infrastruktur. Namun tidak untuk desa Nalo Gedang.

Mulai dari desa ini tercipta hanya pada tahun 1995 baru ada perhatian infrastruktur. itupun hanya sebatas aspal Curah Manual. Hingga sampai saat ini tidak ada perhatian infrastruktur yang lebih dari itu.
Jika kita mau membandingkan, mungkin dari desa-desa yang berada di Kabupaten Merangin. Desa Nalo Gedang lah salah Desa yang mempunyai Potensi Sumber Daya Ayam yang sangat besar. Mulai dari Pertambangan, Perkebunan hingga Hutan yang begitu Memadai. Kenapa desa ini selalu dinomor Terakhirkan soal Pembangunan Infrastruktur.

Dengan melihat kondisi jalan yang ada, sengat memprihatinkan, apalagi jika terjadi hujan. Jalan ini merupakan salah satu penghubung penduduk desa Nalo Gedang baik itu ke Desa Tetangga, ibukota Kecamatan maupun Ibukota Kabupaten.
Sumber daya Alam baik dari sektor pertanian dan perkebunan hingga sampai kebutuhan Sembako semuanya menggunankan akses jalan tersebut. gimana bisa masyarakat makmur, jika kondisi jalan seperti itu.
Apakah iniyang disebut Pembangunan Merata.??