Untuk menentukan ketuntasan belajar siswa
digunakan instrumen tes hasil belajar siswa yang diperoleh dari hasil kerja
siswa dalam mengerjakan soal latihan yang diberikan guru. Rumus untuk
menghitung ketuntasan belajar siswa adalah:
Keterangan
:
KB = Ketuntasan belajar
T = Jumlah skor yang
diperoleh siswa
Tt = Jumlah
seluruh siswa
100 = Bilangan tetap
Untuk mengetahui hasil peningkatan aktivitas belajar siswa,
digunakan rumus di atas, dengan langkah-langkah sebagai berikut:
a. Guru
mengumpulkan hasil pekerjaan yang telah dikerjakan siswa.
b. Guru
memberi nilai pada masing-masing hasil kerja siswa dengan cara memberi skor nilai pada lembar
jawaban siswa.
c. Lembar
jawaban yang telah diberi nilai tersebut direkap dalam daftar nilai siswa dan
dijumlahkan. Kemudian dikelompokan masing-masing untuk siswa yang tuntas dan
tidak tuntas.
d. Dari
daftar nilai siswa tersebut akan diperoleh jumlah skor total seluruh siswa.
Baik skor total yang tuntas maupun yang tidak tuntas.
e. Berdasarkan
skor total tersebut di substitusikan ke dalam rumus di atas, untuk siswa yang
tuntas yaitu jumlah total seluruh nilai siswa yang tuntas dibagi dengan jumlah
seluruh siswa dan dikalikan bilangan tetap 100%, begitu juga dengan siswa yang
tidak tuntas. Maka akan diperoleh nilai persenan ketuntasan belajar siswa.
Indikator keberhasilan pada penelitian ini
adalah rata-rata perolehan nilai siswa telah memenuhi kriteria ketuntasan
minimal (KKM). KKM yang ditetapkan pada bidang studi Matematika kelas XI MAS
AL-Munawwaroh Bangko adalah 65. Hasil belajar dikatakan berhasil apabila secara
individual telah memperoleh nilai lebih dari atau sama dengan KKM, dan secara
klasikal dikatakan tuntas belajar apabila lebih dari 75% siswa memperoleh nilai
di atas KKM.

No comments:
Post a Comment